5 Tips jitu mengajak anak ikut ke pengajian

Mengajak anak ikut ke pengajian atau majelis ilmu bukanlah hal yang mudah. Apalagi kalau si buah hati masih kecil dan belum paham pentingnya untuk duduk tenang dan menjadi pendengar yang baik. Orang tua yang seharusnya bisa menikmati kajian dengan nyaman, malah jadi terusik dengan tingkah laku anaknya sendiri. Terkadang hal itu bisa membuat orang tua marah dan trauma untuk mengajak mereka kembali.

Mengajak anak ikut ke pengajian atau majelis ilmu sebenarnya sebuah kesempatan yang baik untuk mendidik si buah hati mengenal dan terbiasa mendatangi kajian – kajian ilmu. Hanya 1 hal yang menjadi perhatian orang tua bila ingin mengajak anak mereka, yaitu ketenangan. Bagaimana cara kita untuk bisa membuat anak duduk dengan tenang sekaligus nyaman dalam mengikuti kajian atau dauroh? simak Tips berikut ini.

1. Jadwalkan & Jelaskan

Tentu perlu persiapan untuk mengajak anak-anak ikut mendatangi kajian. Setidaknya 1 hari sebelumnya, agar kita bisa mempersiapkan diri dan perlengkapan. Jangan lupa untuk memberi tahu si buah hati, kalau besok adalah hari yang spesial, yaitu mendatangi kajian ilmu. Agar kita in syaa Allah selain bertemu saudara-saudara lainnya, kita juga akan mendapatkan ilmu dan pahala.

Jelaskan pula role play/peraturan selama mereka disana, seperti tidak boleh berisik, tidak teriak-teriak, main lari-larian atau jauh dari orang tua. Jangan terlalu berharap anak fokus mendengarkan kajian, terutama bila anak kita masih dibawah 10 tahun. Fokuslah pada membiasakan anak mendatangi majelis ilmu dan mengajarkannya tentang adab dalam bermajelis ilmu.

2. berangkat lebih awal dan carilah tempat terbaik

Usahakan untuk datang lebih awal agar bisa memilih tempat yang nyaman untuk si buah hati. Hal ini tergantung kondisi buah hati. Apabila anak relatif tenang atau sudah biasa dan terbiasa mendengarkan kajian ilmu dengan baik, tempat terbaiknya adalah dibarisan terdepan, agar si anak bisa melihat langsung sosok asatidz yang berceramah. Namun bila sebaliknya, maka carilah tempat yang nyaman untuk kalian, seperti tempat yang sejuk, dekat kipas angin/ac, tanah yang rata atau tidak jauh dengan toilet.

3. Membawa alat tulis & gambar

Persiapkan alat tulis dan kertas gambar untuk buah hati anda, terutama bila anak anda berusia 8 tahun kebawah, atau membawa buku bermanfaat untuk dibaca, cara ini cukup efektif untuk mengalihkan perhatiannya agar tenang dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan teman baru dengan berbagi alat tulis dan kertas gambar tersebut. Hal ini lebih baik daripada membiarkan anak bermain tanpa ada dan dalam pengawasan kita, karena dapat menimbulkan keributan yang dapat mengganggu jama’ah lainnya.

(baca juga: Tips cara memilih sekolah anak, apa saja pertimbangannya?)

4. Bawa bekal makanan

Duduk dalam majelis ilmu yang cukup lama tentu dapat membuat anak gelisah. Salah satu cara ampuh untuk menghilangkan kejenuhan anak tersebut adalah dengan menawarkan makanan & minuman. Namun anda harus menjaga kebersihan dari kotoran sisa makanan atau bungkusnya. Bila pengajian bertempat di Masjid, tidak jarang pengurus masjid melarang jama’ahnya untuk makan & minum didalam masjid karena dikhawatirkan akan mengotori karpet masjid. Oleh karena itu ada baiknya mencari tempat duduk diluar atau memberi makan & minumnya diluar masjid.

5. Beri pujian dan Reward

Jangan lupa untuk memberi apresiasi kepada anak-anak atas kesabarannya telah mengikuti pengajian dengan tenang dan tertib. Jangan sungkan untuk memberi mereka reward apabila mereka bisa menunjukkan sikap yang lebih baik lagi daripada sebelumnya.

Sekian 5 Tips jitu mengajak anak ikut ke pengajian, semoga tips ini bermanfaat untuk kita dan buah hati menjadi gemar ikut bersama orang tuanya mendatangi majelis-majelis ilmu.

3 thoughts on “5 Tips jitu mengajak anak ikut ke pengajian”

Tinggalkan pesanmu disini