Penyebab dan Dampak Anak kurang Tidur, Orang Tua Harus Waspada!

Tidur merupakan mekanisme istirahat yang sangat penting bagi manusia, termasuk anak-anak. Anak kurang tidur bisa membawa berbagai dampak dan efek yang kurang baik bagi kesehatan dan perkembangan mereka. 

Inilah yang kemudian membuat waktu tidur bagi anak menjadi sangat penting, sehingga kita sebagai orang tua perlu senantiasa memantaunya. Waktu tidur ini juga tidak hanya harus cukup, tetapi juga berkualitas. 

Lantas, apa yang menyebabkan anak susah tidur hingga jam tidurnya tidak tercukupi? Dan bagaimana cara untuk mengatasinya? Inilah informasi selengkapnya. 

Waktu atau Jam Tidur Normal Anak 

Setiap manusia membutuhkan waktu tidur yang harus tercukupi. Karena dengan pola tidur yang baik, maka kesehatan tubuh seseorang bisa berjalan dengan baik dan terhindar dari banyak gangguan kesehatan. 

Waktu tidur manusia pun akan berbeda tergantung dari usia dan kebutuhan mereka, termasuk anak-anak. Inilah waktu dan jam tidur anak yang sebaiknya orang tua pahami:

  1. Usia 0-1 bulan: bayi yang masih berada di usia ini membutuhkan waktu tidur setidaknya 14 sampai 18 jam setiap harinya.
  2. Usia 1-18 bulan: membutuhkan setidaknya waktu tidur 12 sampai 14 jam setiap harinya termasuk waktu tidur siang. 
  3. Usia 3-6 tahun: membutuhkan waktu tidur setidaknya 11 sampai 13 jam termasuk untuk waktu tidur siang.
  4. Usia 6-12 tahun: membutuhkan waktu tidur 10 jam  
  5. Usia 12-18 tahun: menjelang remaja kebutuhan anak di usia ini adalah 8 sampai 9 jam.
  6. Usia 18-40 tahun: kebutuhan waktu tidur untuk orang dewasa adalah 7 sampai 8 jam setiap harinya. 

Penyebab Anak Kurang Tidur 

Memiliki kebutuhan waktu tidur, bukan berarti bisa langsung terjamin mendapatkan waktu tidur tersebut dengan maksimal. Karena ada berbagai penyebab yang membuat anak kurang tidur atau membuat mereka susah tidur. 

Penyebab ini pun sangat beragam, yaitu dari faktor lingkungan, psikologis, dan juga biologis. Inilah ulasan selengkapnya:

1. Faktor Lingkungan 

Faktor pertama yang bisa membuat anak kurang tidur adalah pengaruh atau faktor lingkungan. Untuk penyebabnya juga bervariasi seperti penggunaan gadget

Anak-anak saat ini memang sudah akrab dengan adanya gawai atau gadget. Memang anak bisa belajar dengan menggunakan media ini, tetapi pemakaian yang berlebihan juga bisa menyebabkan mereka susah mendapatkan waktu istirahat yang cukup. 

Apalagi kalau mereka tetap memakai gadget mendekati waktu tidur mereka. Layar gadget bisa mencegah hormon tidur atau melatonin untuk menyebabkan rasa kantuk pada anak. 

Beberapa faktor lain yang juga berpengaruh adalah tubuh anak yang terlalu lelah, atau ada gangguan lain yang membuat anak susah tidur. 

2. Faktor Psikologis 

Faktor kedua adalah psikologis. Untuk faktor ini, peneliti menemukan fakta bahwa orang yang memiliki rutinitas dan jadwal isitrahat yang konsisten, akan cenderung mengalami sedikit masalah dengan tidur mereka

Selain itu, orang yang memiliki masalah dengan kesehatan mental juga cenderung memiliki masalah untuk tidur. Masalah ini terbagi menjadi internal (kecemasan dan depresi) dan eksternal (masalah dengan aturan dan fokus). 

3. Faktor Biologis 

Terakhir, faktor biologis juga memegang peranan dan bisa menyebabkan anak kurang tidur. Faktor biologis ini meliputi 2 (dua) hal yaitu usia dan temperamen atau watak. 

Tanda Anak Kurang Tidur 

Ada banyak sekali tanda yang bisa orang tua pahami sebagai indikasi bahwa anak kurang tidur, yaitu:

  1. Pasif dan tidak banyak bicara 
  2. Tidak mau ditinggal dan cenderung manja
  3. Cenderung lebih mudah rewel dan cengeng terutama ketika sore hari 
  4. Ingin tidur saat siang hari 
  5. Mendengkur saat tidur 
  6. Sikapnya yang hiperaktif, tidak tenang, dan gelisah 
  7. Jika sudah sekolah, anak akan menunjukkan masalah akademis 
  8. Kesulitan tidur di malam hari 
  9. Mengantuk saat di sekolah 
  10. Sulit bangun pagi. 

Dampak Anak Kurang Tidur  

Ketika mendapatkan waktu istirahat yang kurang, maka akan ada berbagai dampak yang bisa dirasakan oleh anak. Inilah dampak kurang isitrahat pada anak tersebut: 

1. Proses Belajar Terhambat 

Kurangnya istirahat bisa membuat memori anak jadi terganggu sehingga proses belajar mereka jadi terhambat. Selain itu, hal ini juga membuat mereka mudah tersinggung dan cenderung lebih hiperaktif. Akibatnya, anak jadi susah berkonsentrasi. 

2. Masalah Berat Badan dan Diabetes 

Tidak hanya untuk perilaku, kurang istirahat yang cukup juga memberikan dampak kesehatan pada anak berupa risiko diabetes dan masalah berat badan. Pasalnya ketika kurang tidur, penyerapan glukosa bisa terganggu. 

Hasil penelitian lain juga menyebutkan bahwa anak yang kurang istirahat juga lebih mungkin akan mengalami kegemukan ketika mereka dewasa. 

3. Masalah Pertumbuhan 

Anak kurang tidur juga bisa mengakibatkan adanya masalah pada pertumbuhan mereka. Si kecil bisa terganggu pertumbuhan tulangnya sehingga posturnya di bawah rata-rata. 

4. Menurunkan IQ 

Orang tua juga wajib waspada karena kurang istirahat bisa berpotensi menurunkan kecerdasan atau tingkat IQ anak. Hal ini disebabkan karena istirahat yang cukup bisa membantu melindungi memori ingatan anak dari berbagai gangguan. 

Ketika anak lebih cepat istirahat setelah belajar, maka mereka semakin besar kemungkinan untuk mengingat materi. Sebaliknya, semakin sulit mereka tertidur, maka semakin sulit bagi mereka untuk mengingat materi yang dipelajari. 

5. Mengganggu Kegiatan di Sekolah 

Terakhir, anak yang memiliki masalah tidur juga cenderung akan memiliki masalah di sekolah. Karena fokus dan konsentrasinya akan terganggu akibat kurang tidur. 

Solusi Mengatasi Anak Susah Tidur 

Agar tidak memberikan dampak bagi si buah hati, ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk mengatasi anak susah tidur atau kurang tidur, yaitu:

  1. Jangan biasakan mereka main gadget sebelum jam tidur
  2. Gunakan aromaterapi untuk membuat suasana kamar lebih rileks 
  3. Buat suasana kamar yang nyaman bagi anak 
  4. Biasakan membuat jadwal tidur yang konsisten setiap hari 
  5. Susun rutinitas menjelang tidur. 

Itulah berbagai penyebab, dampak, dan solusi untuk mengatasi anak kurang tidur. Pada dasarnya, istirahat adalah kebutuhan yang sangat krusial bagi si buah hati. Oleh karena itu, pastikan anak selalu mendapatkan jam tidurnya secara maksimal. 

Tinggalkan pesanmu disini